Apapun
jenis benang pada kain tenun, sebaiknya pada saat pertama kali pencucian, kain
diberikan kepada jasa perawatan cuci cepat (laundry service). Mintalah
perlakuan khusus terhadap kain tenun Anda. Semisal: dry clean. Bahan kimia pada
perawatan jenis ini memiliki keunggulan seperti tingkat kelembaban yang hampir
nol dan senyawa kimia pada detergent yang mampu menghilangkan noda,
mempertahankan keaslian warna kain sekaligus mengikis residu pewarna pada kain
tenun Anda tanpa meninggalkan bekas noda atau luntur. (Baca: kaligrafi tapis Lampung)
Setelah
bersih, simpan di dalam lemari (baik digantung ataupun dilipat). Meski
diperlukan adanya pengharum lemari supaya menjauhkan koleksi kain tenun anda
dari kelembaban dan bau apek, tetap harus diperhatikan untuk menghindari kontak
langsung dengan pengharum lemari tersebut. Kontak langsung kamper dengan kain
tenun (berdempetan atau melekat satu sama lain) akan merusak warna kain tenun.
Sediakan
waktu paling tidak sekali dalam sebulan untuk melongok kain-kain tenun anda.
Lakukan perawatan sederhana terhadap kain-kain cantik ini dengan cara:
mengeluarkan mereka dari dalam lemari, jemur di tempat teduh (diangin-angin)
yang tidak langsung terkena kontak dengan sinar matahari. Mengangin-anginkan
kain tidak perlu memakan waktu lama. Setengah jam sudah cukup. Hal ini juga
semacam memberi kesempatan pada kain-kain anda untuk bernafas.
Bawa
kembali masuk kain-kain tersebut, beri jeda 5 menit sebelum anda mengembalikan
mereka ke dalam lemari lagi. Gantung dan lipat berlawanan dengan cara menggantung
atau melipat pada saat anda mengeluarkan kain-kain tersebut dari dalam lemari.
Jangan lupa sebelum memasukkan mereka kembali ke dalam lemari, pastikan ruang
untuk penempatan kain telah bersih dan tidak lembab.
Pada
saat pencucian, untuk kali pertama dan kedua, sudah disebutkan sebaiknya
diberikan kepada jasa perawatan cuci cepat (laundry service). Pada pencucian
selanjutnya, perhatikan untuk selalu memisahkan kain tenun dengan jenis pakaian
lain. Cuci secara terpisah, menggunakan cairan pencuci khusus (cairan pencuci
kain batik). Sebaiknya mencuci kain tenun dengan menggunakan tangan dan bukan
mesin cuci. Jangan merendam kain tenun ataupun kain tradisional anda dalam
jangka waktu lama (maksimal 5 menit, sdh termasuk merendam dan mengucek dengan lembut).
Bilas dengan bersih, peras dengan lembut, jemur di tempat yang ada sinar
matahari (supaya tidak bau apek) tetapi tidak terkena sinar matahari secara
langsung. Jika panas terik matahari, perhatikan untuk tidak menjemur dalam
jangka waktu lama. Sebaiknya beri waktu untuk membalik ke bagian sisi kain yang
berbeda.
Anda
boleh menyetrika kain-kain tenun atau tradisional anda lainnya, hanya dengan
ketentuan temperatur suhu yang sangat rendah.
Sumber:
http://www.veronicadonge.com/
No comments:
Post a Comment